Powered By

Skin Design:
Who Design this BLOG ?

Powered by Aceh Blogger

Sabtu, 14 Februari 2009

Manusia - Manusia Tak Ber Usmu

Di sekolah itu pun sudah hilir mudik layaknya orang yang masuk dan keluar ke bangunan itu. Sudah banyak yang datang, sampai letih tuk melihat jumlahnya.

Memang, bagi mereka yang akan pergi meninggalkan bangunan itu patut diperhitungkan, mengingat akan leluasanya masuk ke sekolah yang tak pakai seragam itu, tanpa perlu ada seleksi - seleksi yang membuat jenuh. Tapi tidak segampang itu, masih diperlukan perjuangan untuk mendapatkan itu, bersaing secara sehat dengan mereka, yang sama niatnya dengan orang itu.

Duel pun sepertinya tak bisa dihindarkan, memang tidak, selama ini pun tidak, dan seterusnya. Emosi tak bisa ditahan lagi, kalenjar air mata pun mulai menjalankan tugasnya, sedih, pasrah, benci, semua bersatu menjadi emosi itu. Pejuang telah gugur lagi hari ini satu orang, kalah di tengah medan juang. Berbangga hati lah bagi mereka, yang selamat, aman, tidak dibunuh oleh pejuang lain, itu memang sudah hak dia untuk mendapatkannya.

Berbeda dengan aku, dia, dan beberapa lainnya. Bukan sombong, bukan takut, bukan tidak mau, bukan kalah di tengah perjuangan, tapi memang itulah kami. Sekumpulan anak - anak manusia yang nekad untuk menghadapi tantangan, walaupun hidup di sana pas - pasan, kurang sedikit, lebih tak banyak. Berprinsip "hidup tanpa tantangan bagaikan hidup tanpa agama", prinsip konyol bagi pemuda" itu.

Entah mengapa, bagaimana, tetapi itulah kenyataan kami. Hanya memandang dari balik jeruji jendela ketika menatap mereka, yang berhasil menang dalam peperangan, berjalan dengan hati berbangga dan itulah mereka, tapi bukan kami. Hanya berusaha, berdoa, untuk mencoba nasib di kemudian hari, untuk masa depan yang belum tahu akan kepastiannya, masih jauh di sana, tersembunyi, dan hanya Dia lah yang tahu, dan Aku, Umam, Ogex, Ajier, Ismul, Amri, Acha, Husnul, Khalid, Adoel, dan mereka semua yang sama halnya dengan kami, "Manusia - Manusia Tak Ber - Usmu".

Tidak ada komentar:

Posting Komentar