- Hukum
- Adat-istiadat
- Resam
- Qanun
Tetapi masih ada beberapa kebudayaan aceh yang masih banyak dikerjakan oleh masyarakat Aceh itu sendiri yaitu Peusijuek. Peusijuek itu sendiri terdiri dari berbagai macam seperti :
- Peusijuek Meulangga
Yaitu peusijuek yang dilakukan apabila di antara penduduk terjadi perselisihan, apabila terjadi maka dari kedua belah pihak harus melakukan perdamaian dan dilakukannya peusijuek.
- Peusijuek Pade Bijeh
Peusijuek ini dilakukan oleh para petani yang akan dijadikan biji sebelum penyemaian di sawah, tujuan dari peusijuek itu sendir adalah agar bibit yang akan ditanam mendapat rakhmat Allah SWT.
- Peusijuek Tempat Tinggal
Peusijuek ini dilakukan oleh warga Aceh apabila mereka mendiami rumah baru, upacara peusijuek ini dilakukan dengan maksud untuk mengambil barkah dari rumah yang akan di tempati, dan juga agar dijauhkan dari segala marabahaya, baik yang disebabkan oleh faktor internal dan juga faktor eksternal.
- Peusijuek Peudong Rumoh
Sebelum membangun rumah, kebanyakan orang Aceh melakukan peusijuek, biasanya yang akan di peusijuek adalah tiang raja (tameh), dan tiang raja putro (tameh putro) serta tukang yang mengerjakannya agar ia diberkahi oleh Allah SWT.
- Peusijuek Keurubeuen
Bagi umat islam, kurban pada hari raya sudah mendarah daging di dalam tubuh kita, bagi masyarakat Aceh khususnya sebelum bekurban, mereka akan melakukan peusijuek terhadap hewan yang akan dikurbankan, dan pada peusijuek ini biasanya akan ditambahkan beberapa peralatan, yang dimaksudkan untuk dapat dipakai pada saat merapikan tubuh hewan kurban oleh penyembelih.
- Peusijuek Kendaraan
Peusijuek ini dilakukan apabila seseorang baru saja membeli sebuah kendaraan, dimaksudkan agar kendaraan tersebut dapat menjadi barkah dan agar kendaraan tersebut terhindar dari kecelakaan. Peusijuek ini juga merupakan peusijuek yang paling sering dilakukan oleh masyarakat Aceh.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar