Powered By

Skin Design:
Who Design this BLOG ?

Powered by Aceh Blogger

Rabu, 14 Oktober 2009

Rahasia Windows 8 Terbongkar

Microsoft sedang kebakaran jenggot, sebab spesifikasi Windows 8, yang merupakan kelanjutan dari Windows 7, bocor dan tersebar luas di internet. Parahnya, yang membongkar sistem operasi terbaru itu, adalah karyawan Microsoft sendiri.
Detail mengenai Windows 8 itu sendiri bermula dari Robert Morgan, yang menuliskannya di dalam kolom profil di situs jaringan bisnis Linkedln. Morgan yang memegang posisi Senior Research and Development menuliskan, kalau dirinya bekerja di departemen penelitian dan pengembangan dengan tingkat keamanan tinggi untuk proyek jangka panjang dan menengah.
Cerobohnya di profilnya, Morgan menuliskan sedang mengerjakan proyek Windows 8 dan berencana membuat Windows 9. Di dalam profil tersebut juga tertulis "Kernel Windows 8 kompatibel dengan arsitektur 128-bit dan Windows 9 sedang dalam perencanaan".
Padahal seperti diketahui, Windows 7 yang akan dirilis pada 22 Oktober 2009 mendatang, baru mendukung 32-bit dan 64-bit. Untuk dukungan 64-bit sendiri, Microsoft menggunakannya pertama kali pada Windows XP Profesional edisi X64 yang diluncurkan pada Mei 2005 silam.
Belum ada tanggapan dari Microsoft mengenai bocornya sistem operasi yang masih dirahasiakan ini. Morgan yang membocorkan Windows 8 dan Windows 9 telah menghapus tulisan tersebut di dalam profilnya, walaupun 'jejak kejahatannya' dapat terekam di mesin pencari Google.

Bizarre UFO-like halo over Moscow

Kamis, 03 September 2009

Manusia - Manusia Tak Berusmu part 2

selamat kepada para pejuang yang berhasil dalam memenangkan kompetisi USMU dan berhak atas bangku di perkuliahan di seluruh Indonesia.
jangan bersedih kepada para pejuang USMU yang tidak berhasil dalam kompetisi, mungkin memang bukan jalan nya disana.

Tapi bagaimana dengan para manusia - manusia tak berusmu..?? ?
bagaimana nasib mereka di masa sekarang ini..?????

"Berbeda dengan aku, dia, dan beberapa lainnya. Bukan sombong, bukan takut, bukan tidak mau, bukan kalah di tengah perjuangan, tapi memang itulah kami. Sekumpulan anak - anak manusia yang nekad untuk menghadapi tantangan, walaupun hidup di sana pas - pasan, kurang sedikit, lebih tak banyak. Berprinsip "hidup tanpa tantangan bagaikan hidup tanpa agama", prinsip konyol bagi pemuda" itu.

Entah mengapa, bagaimana, tetapi itulah kenyataan kami. Hanya memandang dari balik jeruji jendela ketika menatap mereka, yang berhasil menang dalam peperangan, berjalan dengan hati berbangga dan itulah mereka, tapi bukan kami. Hanya berusaha, berdoa, untuk mencoba nasib di kemudian hari, untuk masa depan yang belum tahu akan kepastiannya, masih jauh di sana, tersembunyi, dan hanya Dia lah yang tahu, dan Aku, Umam, Ogex, Ajier, Ismul, Amri, Acha, Husnul, Khalid, Adoel, dan mereka semua yang sama halnya dengan kami, "Manusia - Manusia Tak Ber - Usmu".

dan pada akhirnya kami pun merasa menang diantara mereka yang berhasil dalam pertempuran mendapatkan tiket bangku perkuliahan. Akhirnya kami pun bangga karena telah menjawab semua pertanyaan dari orang -orang : kuliah dimana naq..??? ? jurusan apa..??? berapa orang qta disana..?? ? semua pertanyaan itu dapat kami jawab dengan bangga hati, karena kami lulus dengan usaha yang keras, dan mengdapatkan hasil yang tebaik untuk kami. kami tidak malu lagi jika ditanya kuliah dimana, kami tidak merasa kalah di antara para pemenang, , karena sebenarnya kami bisa..!! !

'Hidup Tanpa Perjuangan Bagaikan Hidup Tanpa Agama' itulah prinsip kami dulu semasa SMA yang sekarang kami telah buktikan perjuangan kami kepada mereka.
kami telah dapatkan apa yang kami inginkan selain dari usmu itu.
dan kami, para manusia - manusia tak berusmu :

Umam : t.infrmatika
amri : t.infrmatika
ogek :
t.infrmatika
ajir : T.sipil
imul : tenn
Khalid : t.sipil
hsnul : t.sipil
acha : t.penerbangan
adoel : FK
sayid : t.elektro
nuqman : t.pertambangan

dan aq.. seprti keinginan qu selama ini.. T.informatika

selamat kepada teman - teman yang lain telah berhasil masuk ke PTN yg diinginkan..


salam kami,


para manusia tak berusmu